Friday, February 24, 2012

Kacamata Untuk Sebuah Sungai

Objek wisata enggak perlu melulu pegunungan atau kebun-kebun atau pulau atau pantai, menurut gue danau bahkan sungai pun bisa berpotensi untuk jadi objek wisata yang enggak kalah bersaing dengan objek wisata lainnya. Banyak kok sungai di Indonesia yang sepertinya ada lahan untuk dijadikan objek wisata.

Jujur aja gue seneng kok bisa berwisata ke tempat yang ada airnya. Gue pengen bisa dateng ke sungai yang jernih kaya di game Harvest Moon. Kita bisa tenangin pikiran disana, bisa ngobrol-ngobrol, santai-santai. Dengan sungai yang sederhana tapi membawa kesan yang nyaman.

Tapi sayangnya, di Indonesia jarang banget gue nemuin sungai yang jernih. Bahkan ke pelosok kota layaknya Pasuruan pun, sungainya tetep aja kotor, banyak sampah, dan limbah rumah tangga. Dalam hati gue bener-bener prihatin sama orang-orang Indonesia. Kalau aja mereka tahu dan mengerti juga berpikiran oportunis, mereka bisa benahi sungai-sungai yang ada di dekat mereka untuk jadi lahan objek wisata atau minimal sekedar memperindah daerahnya, karena sesuatu yang bersih pasti jatuhnya juga lebih indah. Gue yakin, bahkan turis Mancanegara pun berminat menyambangi sungai-sungai itu, asalkan sungai itu dirawat dengan baik dan mungkin aja bisa ditambahkan objek-objek lainnya yang mendukung dan membuat sungai tersebut terlihat beda.

Terinsipirasi dari berita yang baru aja gue baca di page facebooknya VOA Indonesia tentang

2 Warga AS Gelar Wisata Lomba Perahu di Sungai Bengawan Solo yang di post udah agak lama sih, 19 Februari kemarin, akhirnya muncullah postingan gue kali ini. As you can read, lomba tersebut di gelar dalam dua kategori yaiut balap perahu kano dan kreatifitas perahu rakitan, misalnya becak apung, kursi apung, tempat tidur apung, dan sebagainya. Lomba ini digelar di Bengawan Solo oleh penggagasnya yaitu Dough Chernoff dan Andrew yang asli warga Amerika Serikat yang sudah tinggal di Solo lebih dari setahun


Coba ya, penggelar kegiatan itu adalah orang asing! Serius deh, gue MALU! Malu gak sih justru orang asing yang lebih peduli sama aset kita? Ada satu ungkapan dari Michael Micklem yaitu juru bicara penyelenggara tersebut, "Kegiatan ini supaya orang Solo tidak memakai sungai sebagai tempat sampah. Kasihan, sekarang sungai dan kali disini semua sudah kotor. Masih ada orang yang buang sampah ke sungai, industri-industri buang limbah juga ke sungai. Bahkan ada sungai jadi WC. Mudah-mudahan kalau orang-orang itu melihat sungai bisa menjadi tempat yang nyaman, indah, dan bersih dari limbah, sampah, serta bisa dipakai untuk obyek wisata, mereka akan lebih mengerti dan lebih peduli menjaga kebersihan sungai,". Miris gak sih?


Apalagi di berita tersebut mengungkapkan ekspresi dari para warga Solo yang kelihatannya malu dengan kondisi sungainya. Nah kan, sekarang siapa yang malu? Mereka yang berbuat, mereka yang merasakan dampaknya. Gue juga pernah denger berita terjadi banjir di Bengawan Solo. Mau Sampai kapan mereka begini? Harus di sadarin? Harus terjadi bencana dulu baru mereka bergerak?

Ayolah warga Indonesia, siapapun kalian, mau tua muda, Solo atau dimanapun, sama-sama kita bangun negeri kita. Jangan cuma bisa menyalahkan menteri atau menunggu dukungan materil dari pihak atas, tapi berkaca pada diri kita. Introspeksi diri bahwasanya kitalah penyebab kotor itu di sana-sini. Mari bahu-membahu bersihkan daerah-daerah kumuh seperti sungai-sungai contohnya yang berpotensi di negeri ini. Lakukanlah dari hal terkecil dan termudah yaitu jangan membuang sampah sembarangan.

Ayo semangat menjaga dan membangun alam Indonesia untuk masa depan yang lebih baik! :)

Wednesday, February 22, 2012

Malang! (Part 2)

..., dan akhirnya gue sampe di JATIM PARK 2! WOW, jauh lebih megah, lebih keren, dan lebih seru dari yang sebelumnya. FYI, Jatim Park 2 ini lebih kepada hewan-hewan dan ada wahana juga sedikit. Mirip Taman Safari tapi yang ini lebih ada alurnya dan ada rutenya juga. Jadi semua tempat sukses di jelajahi lah. Dengan harga tiket Rp. 75.000 kita bisa masuk ke Museum Satwa dan Batu Secret Zoo-nya. Nyokap, bokap, kakak semua komentar "mending dariawal kesini aja deh daripada di Jatim Park 1 cuma gitu doang", yah.. kalo gue sih diem aja. Bersyukur bisa masuk dua-duanya :3

Pohon Inn

Pas pertama kali mendarat di parkiran dan keluar mobil, gue terbengong-bengong dengan konsep penginapan yang di hadirkan sama Jatim Park itu sendiri. Look at that picture! Mereka menyebutnya "Pohon Inn". Dengan konsep akar pohon yang membalut gedung bangunannya. Asli unik banget menurut gue (Y)


That white house is Museum Satwa. Dan gue ngambil foto ini masih dengan kondisi amazed.

Hewan pertama yang menyambut gue adalah tikus air ini! Seriously, they are totally cute! Mereka nyamperin kita yang pengunjungnya :3

Sodara jauh Hedwig. Gue paling lama di etalase burung hantu ini. Karena dia susah bergerak. Cuma diam menatap satu spot dan gak kedip-kedip. Padahal gue udah joget-joget kesana kemari tapi tetep aja susah bergerak -__- And the eye is not red

MY FAVOURITE ONE, JAGUAR! Gue punya bonekanya dan di Taman Safari pun gue belom pernah ketemu sama yang namanya jaguar. Then finally I FOUND YOU! FYI, jaguar ini entah kenapa dipisah sama jaguar lainnya. Gue berasumsi bahwa dia adalah jaguar sakit jiwa entah stress atau apa karena dia cuma mondar-mandir gak berenti-berenti. Makanya gambarnya jadi blur.

Entrance of the ghost house

Oh iya, gue juga sempet masuk rumah hantu. Asli koplak. Udah gaya-gaya di awal masuk semangat. Dan ternyata masuknya gak boleh rame-rame maksimal 5 orang. Yaudah deh masuk dengan urutan kakak gue, gue, nyokap, dan bokap paling belakang. Koplaknya luar biasa, gue kira isinya orang-orang ya taunya robot-robot gitu dan suaranya berisiiiik banget bikin pusing. Tapi udah tau robot yang emang sih ngagetin, tapi tetep aja gue ketakutan heeee. Selama di jalan, tangan sebelah kiri nutup kuping, tangan sebelah kanan pegangan tangan kakak gue, atau kadang narik-narik baju kakak gue. Dia jalan cepet banget anjir gue takut ditinggal, dan dia setengah ngomel gara-gara ribet gue pegangin. Nah tapi di belakang gue ada nyokap yang narik jaket jeans gue HAHAHA persis 2 orang di tengah ketakutan. Bokap gue lagi jalan lama banget dan bilang, "nikmati dong perjalanannya. Liat-liat dulu gitu itu setan apa.." -_- Dan ternyata sempet ada setan orang juga beberapa. Dan yang koplak pas ada orang yang jadi setannya ngumpet tapi bayangannya keliatan gara-gara dia gerak-gerak, akhirnya gue + kakak yang malah ngagetin dia. Oke, keluarga rusuh.

Itu kapal boongan, dan hewan boongan.


Nah, pas masuk museum satwa, gue lagi tercengang liat ada kerangka T-Rex yang kaya gambar diatas. Padahal persis kemaren malemnya gue nonton Night At The Museum yang ada Ben Stiller di kejer si Rexy hahaha. For you to know, semua yang ada di museum satwa ini adalah hewan yang di awetkan. Dan termasuk ada fosil dinosaurus di dalemnya.

Mammoth


Nah perjalanan berakhir jam setengah 5 sore dan langsung cus balik. Malang sedang hujan saat itu dan dinginnya berasa. Nah karena dingin, jadilah abis dari sana kita makan bakso Malang yang terkenal banget. Karena proses masaknya, kita yang masak sendiri di atas meja kita. Ya kaya Hanamasa gitu lah. Dan ternyata artis banyak yang udah kesini. Yang kemaren gue liat di tanda tangannya sih ada Bella Saphira, Evie Tamala.


Tapi asli emang enaaaak baksonya. Ya tau kan varian bakso Malang yang emang banyak? Terus ini ukurannya besar dan jadinya bikin kenyang. Makan bakso Malang anget pas lagi udara dingin + sama keluarga + langsung di Malangnya itu bener-bener surga temporary! Hahaha

Oke, jadiiii silahkan datang ke Jatim Park yah, sekalian jalan-jalan mengenal kota-kota yang ada di Indonesia. Jangan ke luar negeri doang. Dengan jalan-jalan di negara kita sendiri, kita juga membantu menambah devisa negara loh. Katanya mau Indonesia kaya? Tapi kenapa jalan-jalannya ke luar negeri? :)

The last, I really enjoy the holiday and big thanks to The Almighty, I'm so grateful for these and those that I can't explain o:)

Monday, February 20, 2012

Malang! (Part 1)

Hallo saya kembali lagi :D Mau ngoceh tentang perjalanan (re: pamer) yang baru gue lewatin. Yesterday, right on Sunday, Feb 19th 2012, I really had a great quality time with my beloved family. You know, 2 years ago, We’ve been here (Malang) and now we’re here again! Kalo kesempatan yang 2 taun lalu, kami ke Gunung Bromo dan Argowisata Strawberry, now we come for JATIM PARK :D

Kesempatan langka itu bisa pergi ke Jawa Timur Park. Sama kaya orang yang diluar Jakarta terus bisa pergi ke Dufan. Let me explain you first, Jawa Timur Park atau biasa dikenal dengan Jatim Park ini berlokasi di Batu, Malang, Jawa Timur. Berada di puncak gitu, so that’s why emang agak susah kesini. Dan ternyata, ketika sampai di entrance-nya, ke kanan ada Jatim Park 1 dan ke kiri ada Jatim Park 2, namun mobil akhirnya bergerak ke kanan.



Dan akhirnya sampe deh! Dengan HTM Rp. 60.000 aja kita udah bisa masuk. Tapi disitu ada paket untuk Jatim Park 1 + 2 dengan harga Rp. 120.000. Tapi papa Cuma ngebeliin yang satu aja. Emm..pengen sih ke dua-duanya, ah tapi gak berani mintanya, dikasih kesini aja udah bersyukur hehe.

Tampak depan sih agak mirip Dufan. Gue udah cukup excited tapi ternyata pas di dalem gak se-spekta yang gue bayangkan. Yah, sometimes, things are better or even worse than we expect, right? Jadi ternyata, Jatim Park 1 itu semacam taman rekreasi dan belajar. Ya kaya Taman Mini Indonesia Indah gitu lah, tapi di konsep kaya Dufan gitu. Ada rute-rutenya. Ada kaya PP-Iptek juga. Hmm, mungkin karena gue udah pernah ke TMII sebelumnya dan jika boleh dibandingkan, alat peraga Ipteknya ga terlalu bagus. Patung-patung adat orang daerah yang kaya di TMII itu pun sepakat gue+kaka gue bilang jelek. Yah, ga mirip banget. Contohnya ada patung yang gue lupa namanya asalnya dari Afrika, yang seharusnya badannya besar gue pernah baca di buku, loh ini kurus -__-“ Hmm, sebenernya sih menurut gue detail kaya gitu penting, tapi yaudahlah.

Disana juga ada hewan-hewannya. Jadi kalo mau dibilang spesifiknya seperti apa Jatim Park 1, yaaa gue juga gak ngerti -_- Ada kolam renangnya pula, ada tempat belanja oleh-oleh di akhir rute, ada wahana bermain juga buat anak kecil sampe dewasa, bingung kan?

Brother, why your komuk is so sok?

Me and mom

Another unimportant picture was taken

I swear that's shark!

These are Tinfoil Barb. Haha the stuffs inside are pretty unique :)

As you can see, those are Chinese High Fin. Ow, they had their own FIFA.

Those blue fishes are my favorite :3

Aw look at you Yellow Dragon God! What kind of name is that?! First, you're exactly not yellow. Second, you look like a fat fish, too cool to be a dragon. Third, I don't have an idea about what "God" means.

Wohooo, Lele destroy the town! Hahaha


Oh ya gue sempet naik wahana yang di atas ini. Haha koplak gue tereak-tereak aja karena di puter-puter di atas. Dan the most kampret conversation pas di atas, "hayolo De, ntar pas muter jatoh loh. Rantai-nya gak kuat kamu kan berat." Don't ask me who told this.

Father!

Lucky bird :p


Okeh, in my opinion, bagusnya Jatim park ini jalannya bener-bener tertata dengan rapi. Strategi tata kotanya bagus lah. Ada rute-rute-nya, jadi semua daerah tamat kita jelajahin. Dan gue baru sadar tentang bagusnya penataan jalan itu pas lagi lewatin tempat-tempat terakhir yaitu bagian belanja oleh-oleh. Kasarnya, semua tempat "harus" di lewatin sesuai alurnya kalo mau keluar dari sana. Dan jangan salah, harganya terjangkau banget baik dari segi HTM sampe makanan di dalamnya dan oleh-olehnya. Mungkin udah di planning kaya gitu jadi orang gak takut beli juga. Kekurangannya, hmmm yang bagian budaya-budaya gitu agak gak jelas menurut gue. Penjelasannya kurang. Dan patungnya gak gitu bagus. Alat peraganya juga masih lebih keren di PP-Iptek.



Dan akhirnya kami keluar dari Jatim Park 1 sekitar zuhur. Dan....................tiba-tiba keluar kalimat dewa dari papa, "ayo abis ini makan yg cepet terus lanjut ke Jatim Park 2!" Bloody hell, I love my dad!! :D

Wait for my next post to know what inside the 2nd one ;)