Sunday, December 30, 2012

Secangkir Teh Pengingat

Secangkir teh setengah hangat pagi ini mengingatkan,
menjadi musim tidaklah menyenangkan.
Ia hanya sementara, terkadang diinginkan, terkadang tidak.
Ketika membawa badai, Ia dicaci.
Ketika membawa sejuk, Ia dipuji.

Aku? Aku tidak pernah bermimpi menjadi musim.
Harus tegar dan kokoh disaat orang-orang membicarakan atau menginginkan musim lainnya.
Namun sepersekian detik melayang dibuai kata-kata manis memuji.
Ketika musim memiliki perasaan, apa iya Ia merasa dipermainkan?

Diantara ketiada-abadian, setidaknya masih ada teman sepanjang waktu, sepanjang hidup.
Udara?
Diinginkan atau tidak, Ia tetap dibutuhkan.
"Sang Surya Menyinari Dunia" pun memiliki masa untuk menghilang.
Aku rasa tidak dengan udara.
Keberadaannya tidak terlalu nyata, tapi dapat dirasakan.

Lalu aku ingin jadi apa? Tidak tahu.
Aku ingin menjadi nyata. Senyata-nyatanya, untuk seseorang.
Ada, sampai akhir hayat, selamanya.
Bukan hadir, untuk dilupakan.

Saturday, December 29, 2012

Another Spontaneous Post

First, I don't know why I should post at this time (5.09 AM). Second, I don't know why (again) those damn things such as thoughts attack my whole mind and I can't possibly continue my sleep and have to throw it all away -_-

Semakin hari gue semakin menyadari bahwa, tidak banyak orang bisa mengerti apa yang gue rasakan. Gue enggak tau apa ini rumit aja apa rumit banget atau enggak ada rumit-rumitnya acan, tapi maksudnya..apa yang gue alami sekarang adalah masalah psikologis yang gue sadari sendiri (barusan) itu kacau banget.

Gue baru saja menyadari bahwa ternyata gue memang move tapi bayang-bayang itu susah lepas. Masalahnya yang keinget bukan yang manis tapi yang pait, gimana dong? Semua tindakan orang lain, siapapun itu, bisa bikin otak gue konslet sendiri dan keinget bahwa apa yang dilakukan orang tersebut pernah dilakukan seseorang di masa lalu. Catat, perlakuan pait. Di sisi lain gue menantang diri sendiri untuk bisa lawan itu semua. Iya kok gue lawan. Dan di sisi lain gue jadi kaya, "kok rasanya gue pernah diginiin". Gue udah enggak ada urusan dengan kenangan manis masa lalu, tapi orang sakit cacar emang bekasnya cepet hilang? Ya walaupun gue enggak pernah cacar sih -___- okedeh analogi yang lain. Lo dilempar pake batako segede gaban dan itu tepat kena di dada lo. Bolong, sakit. Ya itu. Ketika gue pake analogi "batako", percayalah gue sama sekali enggak hiperbola.

Tapi sekali lagi, luka lebamnya itu di kulit dan cacat sampe dalem, maksudnya ya masih bisa ditutupin baju. Ya kan? Dan gue mencoba pake baju baja, yang enggak tau beli dimana.

Bayang-bayang itu kaya dementor yang selalu ngikutin, kecuali gue tidur, dan kecuali gue sama dia. Kita suka ketawa, kita suka diskusi, kita berimajinasi, kita lucu. Dementor itu kerjanya menyedot kenangan manis, sedangkan dementor yang ini mengeluarkan kenangan buruk yang bisa bikin :) jadi :( atau jadi :| juga bisa.

Gue udah lakuin hal-hal itu. Gue udah pasrah (saat itu), dan berdamai dengan keadaan, berdamai dengan waktu dan rasa sakit. Gue udah berdamai dengan duka. Gue membiarkan mereka masuk karena rasa sakit semakin kita melawan semakin dia menjadi-jadi. Tapi itu kemarin. Gue tau saatnya sekarang bukan waktunya lagi gue menya-menye diisengin dementor. And I'm on my way to fight it.

Ada perasaan bersalah ketika gue merasa diluar kontrol, membandingkan secara enggak sadar orang yang saat ini dengan yang dulu. Karena gue tau rasanya nyakitin banget. For you to know, I apologize for what I've done, I didn't mean to do that.

Di sisi lain, ada semacam monolog yang selalu muncul disaat orang mungkin merendahkan atau menganggap sepele, "Kalian enggak pernah ngerti apa yang aku rasain. Semuanya. Sedalam apa, sehitam apa, selebam apa. Kalian enggak akan pernah mengerti. Karena kalian hanya melihat permukaannya. Mungkin sebagian mengerti, sebagian tidak (mau) mengerti. Tapi percayalah, aku mencoba melepaskan diri dari itu semua. Aku mencoba menyembuhkan diriku sendiri. Dan pada akhirnya kalian enggak akan pernah tau hasil nanti seperti apa. Yang jelas, aku enggak akan ngecewain seseorang selanjutnya dengan 'hal bodoh semacam itu'. Dan aku harap kalian mendukungku,".

Well, half of my godamn thoughts has just came out. Sleepy slowly comes and attacks.

And for the epilogue.. umm it might be a little off topic..
Thank you for staying beside me. Thank you for helping me.
Good morning, the-cold-one.
Good morning, universe!

Wednesday, December 26, 2012

Mu

Aku jujur atas semua rasa
Aku tidak bermain, Aku tidak bersembunyi
Aku tidak menutup mata, Aku tidak memalingkan hati

Aku pasrah
Aku tidak berani melawan
Kecintaan ini terlalu mulia untuk diperangi
Ketulusan ini terlalu jahat untuk dihitamkan
Aku pasrah dalam keadaan

Aku mencoba siap,
jika kau ingin pergi;
jika kau ingin membunuh;
jika kau ingin berlari

Kamu..
Rumah yang selalu menjagaku di saat-saat terakhir
Samudra yang tak habis untuk diselami
Pesulap yang lihai memetik bulan sabit
Cermin yang tak lelah menggali yang ada dalam diri
Secangkir teh yang selalu menghangatkan pikiran dan imaji hati
Alunan nada yang kerap menemani perjalanan
Kotak tawa pemecah pilu

Layang-layang yang setia terbang di angkasa hati

Sejenak, lupakan semua gundah, lupakan semua duka
singkirkan batu penghalang, dan perhatikan baik-baik

Hitam diatas putih, Aku mencintaimu.




(Bekasi, 26 Desember 2012. 16.15 WIB. Hujan. Dingin. Kamar biru)

Friday, December 21, 2012

Kata

Pelan-pelan. Dia. Kami. Peduli. Menyayangi. Walaupun.

Saturday, December 01, 2012

The Unsaid Thing

Dua kali aku mendapat posisi ini
Dua kali aku dihantam berbagai perasaan tak terlukis
Dua kali mendapat komentar tak terayak
Dua kali terjebak dalam perasaan bersalah
Dua kali bertanya-tanya tentang semua yang terjadi

Ya, hidupku sangat berwarna

Mengais sedikit dukungan diantara cibiran yang datang perlahan
Mengais gumpalan kekuatan, menambal bagian-bagian yang rapuh
Mengais berbagai tawa menyamarkan raut duka

Namun diantara sekian banyak rasa, aku bersyukur
Aku masih bersyukur
Bersyukur dengan segala sekelumit perasaan yang hadir
Bersyukur dengan rasa cinta ini
Bersyukur dengan semua jalan cerita ini
Bersyukur dengan kehadiranmu yang menghalau masa lalu, menempatkanku pada masa kini

Dan diantara semua ini, ada yang ingin aku sampaikan,
Tuhan, semoga kecintaan yang hadir ini tidak pernah salah, semoga Engkau membawaku selalu pada jalan yang benar, semoga aku tidak menyakiti hati orang lain
Namun jikalau semua ini salahku, aku minta maaf
Semoga Kau melindungi orang yang ku sayang, dan semoga Kau memaafkanku
Aamiin

Thursday, October 25, 2012

Another Speechless Story

Tanggal ini bakal gue inget. Jadi ceritanya tadi gue, Febrisa, dan Sandy mau makan siang di salah satu tempat makan deket kampus. Nah, terus kan ceritanya di depan tempat makan itu selalu ada nongkrong tukang rujak buah gitu kan. Tau apa??? Dari jauh gue udah bisa ngeliat motor si mantan. Anjrit. Dia lagi ada di tempat rujak buah itu yang notabene di depan tempat kita mau makan. Speechless. Untung posisinya Febrisa ada di depan gue motornya, dan akhirnya langsung gue teriakin, dan gue kasih tau kalo orang yang ada di depan dia itu adalah si Ex.

Berhubung temen gue orang gila semua, si Sandy langsung turun dari motor dan langsung nyamperin pura-pura beli buahnya. Gue dan pacarnya Ex udah beradu mata, dan gue tau dia sadar keberadaan gue. Dan Sandy bilang sih mereka berdua tau ada gue. Febrisa yang juga penasaran sama si Ex juga nyamperin. Tapi si Ex lagi pakai helm dan helmnya full face. Katanya sih mukanya panik. Nggak tau deh~

Yang paling bordo adalah kelakuan Sandy yang nggak tau malu main nyamperin pura-pura beli buah, pas udah liat mukanya terus akhirnya bilang "eh ntar aja deh belinya abis makan", anjrit, alasan.

Actually, the main part is: gue bener-bener Alhamdulillah bisa nggak ada perasaan sama sekali pas liat mereka. Nggak sekacau dulu, seancur dulu, yang padahal cuma liat mereka boncengan tapi gue langsung lemes banget. Tapi tadi? Gue liat muka pacarnya, dan bener-bener nggak nyangka kalo gue bakal biasa aja. Alhamdulillah gue nggak ada perasaan galau atau kesel atau dendam atau apapun. Rasanya semua udah termaafkan. Rasanya semua udah bener-bener selesai. Perasaan gue sekarang cuma masih pengen ketawa aja liat tingkah 2 kawan gue itu.

Yang pasti gue yakin, semua kekuatan yang tiba-tiba gue dapet itu datengnya dari Allah. Dan gue mulai dapet pengalaman perasaan lagi, dan gue menarik kesimpulan, bahwa Allah bener-bener nggak akan kasih ujian melampaui batas kemampuan kita. Allah tau lebih jauh kemampuan kita sampai mana, Allah tau itu. Dan Allah tau kita pasti bisa melewatinya. Gue pun tersadar, apa yang gue alami hari ini itu udah masuk rencana Allah, ini udah bukan kaya kebetulan. Mungkin disini Allah nantang gue seberapa netral gue sekarang, dan Alhamdulillah banget I'm feeling so damn good, so damn well. I'm alright, I'm really okay. 

Sandy bilang, "kalo gue jadi lo hari ini mungkin udah gue maki-maki ceweknya, muncul lagi perasaan gue buat nyamperin marahin". Entahlah, but I have no power for that, lagian udah lalu juga.




Teruntuk kamu yang tadi ketemu aku, mau dia lebih baik atau sebaliknya dari aku, semoga dia bisa membuatmu jauh lebih baik. Semoga jalan kalian selalu di ridhoi Allah, aamiin :)

Tuesday, October 23, 2012

:)

Akan selalu ada pelangi setelah badai. Tapi mungkin ia tak selalu hadir dengan warna yang sedemikian rupa. Terkadang, pelangi dengan warna yang sederhana dan tak sempurna pun sudah dapat membuat senja menjadi lebih indah. Dan aku bersyukur, aku bahagia :)

:)

Mungkin ini waktunya ketika aku tak lagi merasakan tali pengikat
ketika aku merasa keramaian tak lagi mengasingkanku
ketika semua elemen saat ini hadir untukku
ketika semua sinyal berubah menjadi kebetulan
ketika tawa bukan lagi topeng pelapis
ketika aku mulai merasakan sekuat-kuatnya kakiku berpijak
ketika kesendirian tak lagi mengintimidasi
ketika bayangan hitam tak lagi meradang
ketika awan mulai menari mengikuti langkah
ketika aku mulai menjadi tempat rotasi semesta
ketika aku mulai menjadi pusat tata surya
Satu hal yang patut aku ucapkan adalah, terima kasih Pelukis Hidupku
Tanpa-Mu aku hanya gambar tak bermakna, tanpa-Mu hidupku hanya gambar tak berwarna

Friday, October 12, 2012

Random Thought

Saya menangkap hal menyedihkan dari diri saya. Tanpa saya sadari, dan baru sadar sekarang, ternyata saya sudah nyaman di zona yang tidak terlalu aman ini. Saya bisa dibilang happy dengan kesendirian ini, sambil menikmati bayangan-bayangan masa lalu yang gak bisa dipungkiri masih hinggap sampai sekarang, ya walau kadarnya udah berkurang jauh. Tapi ternyata saya nyaman dengan semua itu.

Saya juga (baru) menyadari bahwa hati saya masih keras. Masih ada trauma membekas. Supermassive blackhole. Walau istilahnya lubang hitam itu udah ketutup 70%, tapi kan masih ada 30%nya. Yang bikin heran diri sendiri adalah, saya mengalami "kebekuan" hanya dari "orang yang ini" aja. Kasarnya, ex yang dulu tidak sehebat ini. Entahlah..

Kesadaran ini baru saya alami ketika rasa-rasanya ada temen sekelas yang mencoba mendekati saya. Saya sudah paham, jelas, gerak-geriknya. Tapi ada rasa dalam diri, dalam hati ini, saya belum mau melangkah. Biasanya jika saya tertarik dengan orang itu, akan ada bayangan gimana nanti kami pacaran, dan sebagainya. Tapi hal paling utama yang saya pikirkan (saat ini) adalah, bagaimana saya memperlakukan dia dengan baik, tanpa menyakiti hatinya, tetap berteman, dan tetap menjadikannya seorang teman.

Saya belajar dari seorang pria, teman sejurusan yang pernah saya suka. Dia memperlakukan saya dengan baik. Dia tahu saya suka sama dia, tapi dia tidak menjauhi saya. Intinya sih saya suka sama dia, dia suka sama saya tapi dia tidak berniat pacaran. Justru sekarang kami berteman, baik. Dan rasa jelas hilang sekarang. Saya belajar dari dia, tapi harus diakui ternyata memperlakukan seseorang seperti itu tidaklah mudah.

Silih berganti ada "yang lain" menghampiri hidup saya, mencoba mendekati. Tapi rasanya saya selalu pengen bilang "I've been not easy before, and I'm getting difficult now", bagi yang bisa membuat saya jadi lebih "mudah", saya akui hebat (banget).

Ada 2 hal yang ingin saya katakan sebagai penutup posting kali ini, pertama untuk diri saya, "Ada apa dengan diri dan hatimu, Risty?"; kedua untuk orang itu , "Kamu meninggalkan impact yang begitu besar di hidup aku, di hati aku"


Good night, folks.

Friday, September 07, 2012

Foto

Tahu tidak,
benda paling menenangkan sekaligus menyakitkan yang pernah ada
Lebih dari sebilah pisau yang dapat menembus daging
Lebih dari senapan yang dapat mematikan raga
Lebih dari benda tajam apapun dengan segala seringai mengerikannya
Kau tahu benda itu?

Foto
Foto bagai formalin yang mengawetkan rupa kenangan
Takkan membusuk pun membau
Dari raut binar berlapis cahaya
hinggan raut masam berlapis duka

Foto
Foto bukanlah pisau pun senjata api
Namun kuasanya sanggup melemahkan jiwa terkokoh
Menyayat relung tak tembus pandang hingga sampai ke dasarnya
Membelai manja diri
dengan gugusan masa lalu yang indah

Sesekali membisu
meminjam waktu
Tertidur pulas dalam damai kenangan

Foto
Foto terlihat berbahaya
Kau akan dibuainya
dijemputnya pulang
Sampai nanti kau tertinggal tanpa daya
tanpa upaya
Habis dilahap renungan memoria

Wednesday, September 05, 2012

Untuk Masa Depan

Aku berdiri di tengah laut menahan debur ombak
dengan tangan hampa penuh doa
Gelombang pasang berbalik pulang
dan nyawa ini masih terpasang

Tak mungkin kedatangannya dapat dikelabui
Beramai-ramai ombak itu kembali
Siapa sangka batu karang tak kuasa menahan?
Aku tenggelam dalam pelukannya
Pelukan samudra

Butiran kata tak terucap
terkunci manis dalam kotak tak bertuan
kotaknya berlapis baja
Hanya alunan nada terbang mengawan terlalu indah di angkasa
Namun sisanya membisu terbaring lemah tak berdaya

Bagai ingin melihat harimau berkulit buaya
Bagai ingin melihat diriku bersarjanakan DR
Bagai ingin melihat jemariku menyentuh kapas biru milik Yang Kuasa
Aku bertanya pada semesta
Semesta hanya meneteskan satu makna
Satu makna penuh tanya dalam asa

Menunggu

Ya, aku harus menunggu
Menunggu waktu mengantarkan
ke dalam tempat yang bahkan belum saatnya aku tahu
Kita menyebutnya... masa depan

Wednesday, August 15, 2012

What's On My Mind?

Banyak banget yang gue pikirkan akhir-akhir ini. Not a big deal sih actually but, I feel like have to type it and tell what it is. But I've got no idea what should I type ya Allah! Why you so rumit banget sih Risty?!

Gue hanya ngerasa, gue mati rasa. Gak mati rasa banget sih, tapi ya entahlah. Gue sadar gue men"dingin", dan untuk saat ini yang bisa mencairkan ya si orang-yang-mendinginkan hati ini. Tapi gue sama sekali gak menutup hati ini. Sama sekali. Dan gue berpikir, siapapun yang bisa cairin hati ini, bener-bener hebat dan beruntung :p :) 

Kaku dan dinginnya hati ini baru berasa dan gue sadari pas sekitar 2 hari yang lalu, ada yang tiba-tiba nyamperin gue dan bilang sesuatu yang intinya "more or less, I'm serious". Skak matt. Gue semacam gak ngerti dia bilang apa. Ngerti sih, tapi rasanya kaya lagi sakau terus ditanyain soal kalkulus terus gue cuma bisa cengo sambil geliat-geliut yaaaa intinya gitu lah. Di saat yang bersamaan gue merasa.......entahlah, something that I can't tell you, yang jelas intinya gue merasa gue masih nyaman dengan kesendirian ini.

Emm sebenernya gue lebih kepada tipe wanita yang bisa mengkondisikan dan membuat suatu hal menjadi nyaman, khususnya dan terutama untuk diri gue sendiri. That's why banyak yang bilang gue cukup fleksibel dengan segala sesuatu. Jadi, kalo sekarang gue sendiri ya karena memang gue pengen sendiri. Gue semakin menyadari bahwa banyak hal-hal bolong yang harus ditambal. Banyak dari diri gue yang harus diperbaiki, dan disiapkan untuk seseorang selanjutnya. Dan gue menghindari keburu-buruan. For you to know, gue lumayan capek melewati fase putus-bangkit nya itu, jadi gue lebih memutuskan sabar dan cari/menunggu yang pas dan nyaman di hati dan yang insya Allah bisa lanjut terus sampai kapanpun. Karena perpisahan yang kemaren cukup menguras emosi dan membawa impact terbesar di hidup gue, seriously.

Intinya? Gue merasa awkward dengan diri gue sendiri khususnya sama perasaan gue. I feel free but not that free. I feel someone has taken my heart, deeply. I don't know. Would you mind to take my heart back? Hahaha.

Well then, done with my words. I don't have any idea what kind of epilogue should I bring but okay this is the end of the show, fellas.
Thank you :)

Monday, August 13, 2012

What?

Beberapa orang mulai beralih ke Tumblr, sebagian yang lain masih setia di sini dengan Blog. Saya? Saya fleksibel kok :)

Wednesday, May 09, 2012

The Avengers

Sabtu kemarin 5 Mei 2012 akhirnya gue berkesempatan buat nonton The Avengers di Blitz Megaplex - Paris Van Java, Bandung with my brother and his girlfriend. Seriously yah awalnya gue sama sekali ga interest, karena gue gak tau itu film apa. Awalnya gue tau dari kakak gue, yang tadinya gue bbm dia nyuruh nonton The Raid, tapi dia gak mau dan malah bilang, "kakak lagi nungguin The Avengers nih", pas saat itu The Avengers jelas belom keluar. Tanpa nanya itu film apaan, gue gak nyari tau sama sekali. Sampe akhirnya gue tau pas mau nonton 21 Jump Street di bioskop yang sama di hari Kamis (3 Mei 2012), gue baru liat posternya disitu ada War Machine dan Captain America juga Hulk, are you kiddin' me?

Yang semakin bikin excited buat nonton adalah pas tau Chris Evans, yang notabene idola gue banget-bangetan sejak SMP jadi Captain America. Seriusan gue baru tau kalo ternyata yang sering gue sebut-sebut, "males ah nonton Captain America, apaan tiap main kaset Marvel battle di PS dia kalah mulu!" itu adalah CHRIS EVANS! MAN! Langsung deh gak sabar kebelet pengen nonton.


Okay, so now lemme talk about the movie. Untuk orang awam yang belom kenal dengan superheroes ini dan mungkin belom tau Marvel aslinya kaya gimana, bakal bilang kalo film ini keren banget. Yah, gue pun menganggap film ini keren. Kalo masalah teknologi dan lalala-nya udah gak ada yang perlu di komen deh. But actually, menurut gue setelah nonton, gue masih bengong di kursi penonton, bengong karena...cuma gini? Kayanya kurang greget deh. Kurang WOW gitu. Entah kenapa sampe sekarang gue masih ngerasa bahwa ceritanya awesome but not too awesome :| Bisa jadi karena ekspektasi yang berlebihan. Dan gue pun emang tau gak mungkin semua heroes dimasukkin. Tapi gue ngiranya bakal ada at least Wolverine dan Spider-Man entah kenapa. Dan ternyata gak ada sama sekali. Kenapa ya? Padahal ya aslinya di komik Marvel Avengers itu semuanya masuk dan katanya musuhnya sampe 70-an lebih.  Dan padahal Wolverine dan Spider-Man kan senior dan cukup dikenal banyak orang. Hawkeye aja sumpah gue baru tau! Dan peran War Machine alias Iron Man disini yang paling mendominasi. Dari dia yang bener-bener berjasa muterin turbin pesawat dan lain-lainnya. Sampe-sampe penonton bisa menganggap bahwa Captain America dan Black Widow gak terlalu berjasa. Apalagi gak masuk akal aja Black Widow cuma ngandelin pistol sebiji. Shotgun atau Sniper Riffle mending deh. Dan dari segi cerita pun yah agak gimana ya mereka heroes yang cool and powerful enough lah tapi disitu musuhnya Loki yang hanya bisa 'kuat' kalo ada tongkatnya. Dan justru titlenya dia yang 'half God' itu tenggelam karena yaa emang gak nampak. Musuh-musuh yang dilawan para heroes sendiri cuma monster-monster dari Asgard itu while in the other hand Loki was defeated by Hulk easily. Kalo gitu kenapa gak dari awal aja suruh Hulk nampol si Loki bolak-balik? Modar di tempat. Selesai deh. (Ini kenapa gue ngatur-ngatur cerita?)

Dan akibatnya, karena peran Iron Man yang sangat mendominasi dan emang dia yang kepribadiannya paling lucu dan nyantai, jadilah orang-orang yang selesai nonton The Avengers langsung pada heboh sama Tony Stark, including Me. Dan selama film justru gue senyam-senyum liat bapak 47 tahun yang koplak ini, dan seolah lupa dengan tujuan gue awalnya adalah liat Chris Evans. Evans looks so clasic there. Dan kepribadiannya yang bijak bikin kita beralih ke Stark yang selengean. Keluar bioskop gue keranjingan googling pic Downey dan sampe gue kejer ke twitter dan ternyata 2 orang idola gue ini gak ada yang punya official twitter account.

Gue udah tau Robert Downey Jr dari lama, dan gue suka nyela Lucy Wiryono (presenter acara sport) yang suka banget sama dia padahal dia bapak-bapak, now looks like I got a karma. I got hypnotized byTony Stark. Wait, Stark or Downey?

Disitu gue juga suka sama Hulk. Hulk not Banner. Hulk lebih mirip grumpy big baby ya hahaha. Dan gue suka banget scene pas dia berhasil lawan Loki dan ada Thor dateng dan Thor di tabok gitu sampe mental pake kepalan tangan hijaunya yang besar, dan gue liat senyum kecilnya yang cool dan lucu! Hihihi. Oh ya scene lainnya yang gue suka adalah pas Stark bawa rudalnya keluar bumi, dan mungkin tau bakal mau mati dan dia so sweet sempet-sempetnya minta disambungin telepon ke Ms. Potts :3 Dan honestly semua scene yang ada Stark-nya saya suka aaaak :p

Okay, enough is enough. Gue yakin bakal ada The Avengers ke 2.
I'm done for this post. Really wanna see Downey on Iron Man, I honestly haven't watched it yet ahaha :p

Hasta Lavista!

Friday, April 27, 2012

Up On The Air

I feel so blessed with what I have and what I got. These times I kept thinking how grateful I am. In these few days I felt like I was so up fly on the air. My mood, my happiness, laugh everywhere.

You know, actually we should be grateful with things we can laugh at. At least we can laugh, we can smile. Every smile and every laugh decreases sadness inside, and makes us looks younger and prettier, right?

I have my own happiness, I have my own freedom. No one in charge with mine, I rule my own world. So, for those who's single, you can make your own happiness, you have to be a builder of other's spirit. You don't have to depend all your happiness to someone.

Once again I really love to say, the happiest part of all (my life) is can be happy and make others happy (too) and tell them there are so many things in this world which can make us happy! Even from the smallest thing you don't realize.

The last but not least, I would like to say thank you so much for those such as family, (moron) friends, best friends, best moments, musics, words, yummy foods, interesting places, and the others I can't mention, thank you so much for coloring my life. I really love my life, so much :)

Saturday, April 14, 2012

Another Moron Story

Gue heran, ada aja cerita konyol di hidup gue. Emang sih bikin hidup jadi gak flat, tapi heran aja. Pagi tadi gue ikutan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah di Fakultas Hukum bareng 5 temen gue: Sandy, Missfala, Febrisa, Kartika, dan Eka. Dateng jam 8-an. Gue ikut kegiatan ini ya karena jujur aja biayanya murah cuman Rp. 5000, apalagi udah denger kata-kata "sertifikat + snack", waduh dapet sertifikat + snack cuma 5000 ayo dah siapa takut. Pas gue liat jadwal di pintunya dari jam 8 sampe jam 1, waduuuh males banget ikutan acara begini lama-lama. Alhasil gue dan Tika angkat bicara, ngomong sama pihak panitia dan nyepik bilang mau rapat. Si mba panitia entah kenapa bingung pas gue bilang mau rapat. Dia bilang, "hah? Rapat??", gue bilang, "iya gapapa kan mba?", dan malah jadi gue yang feeling bingung.

Awalnya biasa, pas udah masuk ruangan baru kita semua nyadar. Nyadarnya pelan-pelan sih. Bermula dari pertanyaan ke orang yang ngajak kita, Sandy. "San, ini intern apa enggak sih? Kok dikit amat yang dateng?", dan dengan muka lempeng dia bilang, "kagak tau gue..". Hyak, dan dari situ kita mulai separo panik. Akhirnya Febrisa nanyain ke anak di depannya, dan katanya, "iya sebenernya sih acaranya agak intern mba, karena ngebahas lebih ke hukum". Modar.

Pas pembicara dateng, beliau adalah Pak Hasyim Asyari (if I'm not mistaken) - dosen Hukum Tata Negara, suasana jadi agak menengangkan khusus kami ber-6. Dia kayanya model dosen yang suka nanjak-nunjuk dan bikin deg-degan. Pertanyaan pertama dia aja, "siapa yang sudah bertemu saya? Mungkin di mata kuliah tertentu?" dan "ada yang udah belajar hukum tata negara? Ada yang kelasnya udah saya masukin?" rasanya gue pengen tereak, "KITA KAGA PERNAH KETEMU PAK! MAU SAMPE SEMESTER AKHIRPUN KITA KAGA BAKALAN BISA KETEMU!"

Dan tiba-tiba aja dia nanya bikin jantung gue sempet jatoh ke perut, "yak mbaknya, apa maumu?" maksudnya tujuan gue kesana. Dalem hati gue nyaut, "mau apa kek kepo amat?", "mau belajar lebih jauh tentang penulisan karya ilmiah seperti apa dan mengenai sistematikanya juga" itu jawabannya. Bersyukur adalah ketika beliau gak nanyain gue prodi apa atau apalah semacam itu. Kalopun iya gue mungkin bakal jawab, "saya dari Hukum Bisnis, Pak."

Selama berlangsung tiap beliau nyinggung tentang hukum-hukuman, gue cuma tengok-tengokan rasa maling. Tau apaaa kita soal hukum?! Hukum karma cinta sih tau pak. Rasanya bagai 6 pengusaha yang dikepung beberapa hakim dan jaksa yang siap nyerang kapan aja kalo ketawan salah -___-

Dan sampe akhirnya jam menunjukkan pukul 12.00 dan selesai materi beliau dan di sela pergantian dari pembicara 1 ke pembicara 2, kita langsung izin cabut. Keluar ruangan langsung rasanya merdeka sehat sentosa.

Anyway, tentang yang tadi. Kenapa si mba panitia bingung pas kita bilang mau rapat? Karena di Hukum sendiri gak ada organisasi lain selain BEM. Dan si mba ini adalah anak BEM. Untung aja dia gak nanya rapat apaan...

Pokonya hari ini hari apaan tau dah. Rasanya pengen gue lindes si Sandy -__-"

Oh ya, yang mau tau serunya tadi, bisa deh kalian cobain ikut semacam seminar atau pelatihan intern di bukan-fakultas kalian. Bonus sportjantung kalo ditanyain prodi sama pembicaranya aha aha ahahaha ;)


Monday, March 19, 2012

Titik-Titik

Lagi-lagi aku terjebak. Terjebak dalam perasaan abstrak. Galau, kata orang-orang. Dan satu hal yang aku sadari, galau itu datang dengan sendirinya. Tidak dibuat-buat :)

Aku...rindu. Rindu rumah. Aku rindu suasana rumah. Rindu bisa nonton tv bersama keluarga. Selama hampir 1,5 smester aku menjalani hidup di Semarang, dan ini baru kali kedua aku merasa homesick. Homesick tidak selalu berarti tidak betah. Aku hanya rindu kembali pulang. Disana tempatku, perasaanku, kenanganku, masa kecilku, semuanya ada disana. Bekasi namanya. Aku rindu bisa mengomentari iklan-iklan yang ada di tv sama mama. Aku rindu bisa duduk sendiri depan rumah sambil main bersama Tyson, sambil menikmati angin sore, sambil memutar "film" di otakku sendiri. Aku rindu setiap sudut dari rumahku sendiri. Aku rindu Bekasi.

Aku...rindu. Rindu kawan-kawan lama. Aku rindu kalian teman-teman :'( Aku bersumpah bahwa masa paling indah di hidupku adalah masa SMA. Masa putih abu itu terlalu banyak membawa kenangan. Dari memori yang buruk, indah, lucu, semua ada disana. Aku ingin bisa kembali jadi anak sekolah. SMAku adalah rumah kedua. Aku beruntung masuk SMAN 1 Bekasi. Semuanya bersahabat. Yang aku kerjakan semasa SMA hanya belajar, bermain, dan tertawa. Aku rindu kegiatan bersama teman-teman. Yang bisa tertawa dengan puas di tengah lapangan, yang bisa cerita-cerita di DPR, yang bisa main siram-siraman di tempat wudhu perempuan. Aku beruntung bisa kenal dengan teman-teman SMAku. Mereka hanya satu, dan tak terganti. SMA dengan cerita persahabatannya, SMA dengan cerita kenakalannya, dan SMA dengan cerita cintanya :')

Aku...rindu. Aku rindu kamu. Rindu seseorang yang dengan mudahnya memilih orang lain namun sekarang masih menyimpan perasaan yang sama. Kira-kira udah berapa banyak ya air mata yang aku keluarkan untuk melampiaskan rasa rinduku? Walau kita masih dengan perasaan yang dulu, tapi satu hal yang buatku tersiksa adalah aku harus menahan semua rasa rindu ini. Memberitahumu adalah hal yang tidak mudah (lagi) aku lakukan. Tidak semudah kamu yang datang dengan "aku kangen" mu itu. Bener ya kata kamu waktu jaman PDKT dulu, "kangen itu nyiksa rasanya".

Ya Allah, sampaikan rasa rindu ini pada setiap orang yang aku sayangi, karena aku tak mungkin memberitahunya, terlebih dia...

Dan terimakasih pada keyboard dan laptop ini. Karena kalian aku bisa menumpahkan rasa yang tak bisa aku sampaikan dalam lisan. Dan maaf untuk mataku juga Allah, karena aku belum cukup kuat untuk menahan rasa ini dengan tidak berair mata..

Sunday, March 18, 2012

Freezing

Tanggal 10 Maret 2012 lalu gue beserta 4 teman yang lain sebut saja Tika, Sandy, Missfala, dan Arum berpartisipasi dalam Earth Hour Campaign di Mal Paragon. Jujur aja sih awalnya pas diajakin gue gak begitu excited. TAPI pas disuruh youtube konsepnya ngapain aja, gue langsung WOW! Are you serious we're gonna do that?! REALLY?! Click on that link then you'll see what I did ha ha hahaha -__-"

Dengan syarat bawa headset + downlooad instruksinya di 4shared, berangkat deh kita sekitar jam setengah 1an dari Tembalang. Menurut jadwal yang dikasih tau Arum sih jam 1 nya briefing di basement, eh ternyata ngaret banget. Sembari menunggu briefing, gue + yang lain masih mencoba menghilangkan ke-merindingan dan mencoba mengecilkan ke-maluan (okay I wanna laugh HAHAHA) dengan cara dengerin lagu instruksinya + ngobrol-ngobrol. Yah walaupun tiap kali ngobrol selalu keluar kalimat, "Anjir ini serius kita bakal jadi patung?!" dan sampe di kalimat penuh doa, "ya Allah jangan ampe deh ya kita ketemu orang yang di kenal!"tapi sayangnya doa kami tidak terkabuli..............

Dan terkumpullah sekitar 40 orangan lebih dan bersiap untuk beraksi. And honestly gue gak kenal sama sekali siapa 40an orang-orang itu kecuali temen-temen gue sendiri. Ya karena konsepnya volunteer kan jadi random gitu yang ikut siapa aja. Tapi ternyata mereka semua mayoritas anak Undip. Kita dikasih kertas yang tiap kertas tuh isinya beda. Tapi intinya mendukung kegiatan Earth Hour. Dan beruntungnya kertas yang gue dapet adalah yang justru intinya yang nyuruh buat ikut matiin listrik pas tanggal 31 Maret nanti.


Missfala-Risty-Tika-Arum


Missfala-Sandy-Risty


Semua orang udah pada siap pake earphone + mp3 instruksinya yang udah di standby siap stel. Oh iya, jadi mp3nya ini berisi instruksi kita yang disuruh nyebar ke keramaian orang di mall, terus disuruh freeze jadi patung, terus disuruh joget gitu nari-nari, sampe step terakhir yaitu freeze terakhirnya sambil megang kertasnya. Jadi fungsi mp3nya itu selain memuat instruksi juga memuat lagu-lagu biar kita ga bosen pas freeze.

Nah udah siap, akhirnya kita pencet "play" di handphone masing-masing dan mulai nyebar dari basement ke lantai 2-3 buat beraksi. Sambil otw ke posisi, gue dan 4 temen imbisil basak-bisik nervous, "Aduh mampus gimana nih! Posenya apa ya pas freeze?! Cari yang enak deh yang biar gak keliatan orang mukanya! Aduh GIMANAAAA". Sampai akhirnya di instruksikan disuruh siap-siap posisi freeze, disitulah jantung gue mendidih. Aduh posenya apaaaaaaaaaaa?!!! "Bersiap untuk freeze. 5.. 4.. 3.. 2.. 1.. Freeze!" ZLEP, langsung gue jadi patung, sok-sokan ngeliatin lantai bawah sambil megangin balkon. Tau kan balkon yang biasa di mal? Aduh gue gak tau dah yak orang-orang pas itu pada mikir apaan. Tau lagu Sweet Disposition-nya The Temper Trap? Nah sepanjang lagu yang 3 menit lebih itu gue mematung. Don't ask me how I feel. Sampai akhirnya lagu selesai dan instruksi menyuruh kami untuk kembali jalan seperti biasa.

Abis itu....kita disuruh joget. Pake lagu Andeca Andeci-OVJ, Party Rock Anthem, sampe yang terakhir gatau apa slow banget macem Bohemian Rhapsody --" Selesai joget kita freeze lagi tapi sambil megangin kertas earth hour-nya. Dan posisi gue adalah....nyandar di tembok sebelah etalase toko, kaki naik satu ke temboknya, pandangan lurus ke depan. Dan di tengah-tengah freeze gebleknya gue mau melorot ke kiri dan nyaris jatoh. Sambil freeze sambil berdoa biar gak jatoh sambil ngomel kapan ini lagunya selesai.

Dan setelah semua aksi selesai, kita kabur lagi ke basement buat evaluasi dan TERNYATA rasanya bener-bener bikin NAGIH! Kegiatan ini lebih masuk dengan nama kegiatan "Minta Banget Diperhatiin" daripada kegiatan "Earth Hour Campaign" menurut gue. Dan akhirnya jam 5 sore tepat kita mulai sesi ke 2 yang sekaligus menjadi sesi terakhir. Kita ulangin kegiatan itu.

Pas sesi pertama gue masih malu-malu najis, kali ini malah bener-bener gak tau malu. Freeze pertama gue mematung di depan toko semacam "Naughty" dengan pose sambil megang boneka entah apa gue lupa. Awalnya orang-orang gak nyadar. Lama-lama mereka mikir "Ini orang apa coba boneka di pegang mulu?". Ada yang bener-bener gak sadar sampe bahu gue kesenggol kenceng banget yang membuat badan gue jadi agak bergerak. Udah selesai freeze, gue balik badan dan mendapati beberapa pasang mata ngeliatin gue dan oknum patung yang lain hahaha. Ada lagi mas-mas volunteer yang gue lupa siapa namanya, dia freeze di kereta-keretaan sambil pose Chibi yang tangan bentuk bunga di bawah dagu. Bloody hell. Selesai freeze, saatnya nari-nari joget shuffle gembelan dan yang penting KIKIS KEMALUANMU! Entah seberapa tebal beton yang menutupi muka ini. Sampe pas gue lagi joget-joget gak sengaja ngedeket ke 2 ibu-ibu dan dia menjauh. Mungkin karena takut di seret kaya di iseng-isengan di tv gitu kali ya.

Nah aksi terakhir gue mau pol-polan biar keliatan dan ini terakhir kalinya kan. Gue pengen di tempat yang strategis. Tapi gue lupa kalo tempat paling strategis adalah depan eskalataor. Tapi akhirnya gue memilih di.....tengah jalan. Sambil megang kertas gue freeze di tengah jalan. Posenya kaya lagi jalan biasa tau-tau pas ngelangkah langsung zlep membatu deh.

Ini pose baru nampol hahaha! Sampe ada ibu-ibu ngeliatin tulisan di kertas gue dan nanya, "mba, ini ada acara apa ya?" ya gue gak bisa jawab lah. Eh ibu-ibunya ngeloyor deh sambil bilang, "mba-mbanya gak jawab nih" -__________- Terus ada yang fotoin lah, godain lah.

Akhirnya aksi selesai dan kita keluar dari Paragon setelah sholat Maghrib.

Overall, SERU BANGET! Pengalaman paling insane seumur hidup gue. Next time kalo ada ajakan freeze lagi gue mau ikut, and I suggest you to try it!

Oh iya, don't forget to support Earth Hour on March 31st 2012 from 8.30 pm-9.30 pm. Turn off the electricity, and give mother earth a break. Let's save the world! :D

Friday, February 24, 2012

Kacamata Untuk Sebuah Sungai

Objek wisata enggak perlu melulu pegunungan atau kebun-kebun atau pulau atau pantai, menurut gue danau bahkan sungai pun bisa berpotensi untuk jadi objek wisata yang enggak kalah bersaing dengan objek wisata lainnya. Banyak kok sungai di Indonesia yang sepertinya ada lahan untuk dijadikan objek wisata.

Jujur aja gue seneng kok bisa berwisata ke tempat yang ada airnya. Gue pengen bisa dateng ke sungai yang jernih kaya di game Harvest Moon. Kita bisa tenangin pikiran disana, bisa ngobrol-ngobrol, santai-santai. Dengan sungai yang sederhana tapi membawa kesan yang nyaman.

Tapi sayangnya, di Indonesia jarang banget gue nemuin sungai yang jernih. Bahkan ke pelosok kota layaknya Pasuruan pun, sungainya tetep aja kotor, banyak sampah, dan limbah rumah tangga. Dalam hati gue bener-bener prihatin sama orang-orang Indonesia. Kalau aja mereka tahu dan mengerti juga berpikiran oportunis, mereka bisa benahi sungai-sungai yang ada di dekat mereka untuk jadi lahan objek wisata atau minimal sekedar memperindah daerahnya, karena sesuatu yang bersih pasti jatuhnya juga lebih indah. Gue yakin, bahkan turis Mancanegara pun berminat menyambangi sungai-sungai itu, asalkan sungai itu dirawat dengan baik dan mungkin aja bisa ditambahkan objek-objek lainnya yang mendukung dan membuat sungai tersebut terlihat beda.

Terinsipirasi dari berita yang baru aja gue baca di page facebooknya VOA Indonesia tentang

2 Warga AS Gelar Wisata Lomba Perahu di Sungai Bengawan Solo yang di post udah agak lama sih, 19 Februari kemarin, akhirnya muncullah postingan gue kali ini. As you can read, lomba tersebut di gelar dalam dua kategori yaiut balap perahu kano dan kreatifitas perahu rakitan, misalnya becak apung, kursi apung, tempat tidur apung, dan sebagainya. Lomba ini digelar di Bengawan Solo oleh penggagasnya yaitu Dough Chernoff dan Andrew yang asli warga Amerika Serikat yang sudah tinggal di Solo lebih dari setahun


Coba ya, penggelar kegiatan itu adalah orang asing! Serius deh, gue MALU! Malu gak sih justru orang asing yang lebih peduli sama aset kita? Ada satu ungkapan dari Michael Micklem yaitu juru bicara penyelenggara tersebut, "Kegiatan ini supaya orang Solo tidak memakai sungai sebagai tempat sampah. Kasihan, sekarang sungai dan kali disini semua sudah kotor. Masih ada orang yang buang sampah ke sungai, industri-industri buang limbah juga ke sungai. Bahkan ada sungai jadi WC. Mudah-mudahan kalau orang-orang itu melihat sungai bisa menjadi tempat yang nyaman, indah, dan bersih dari limbah, sampah, serta bisa dipakai untuk obyek wisata, mereka akan lebih mengerti dan lebih peduli menjaga kebersihan sungai,". Miris gak sih?


Apalagi di berita tersebut mengungkapkan ekspresi dari para warga Solo yang kelihatannya malu dengan kondisi sungainya. Nah kan, sekarang siapa yang malu? Mereka yang berbuat, mereka yang merasakan dampaknya. Gue juga pernah denger berita terjadi banjir di Bengawan Solo. Mau Sampai kapan mereka begini? Harus di sadarin? Harus terjadi bencana dulu baru mereka bergerak?

Ayolah warga Indonesia, siapapun kalian, mau tua muda, Solo atau dimanapun, sama-sama kita bangun negeri kita. Jangan cuma bisa menyalahkan menteri atau menunggu dukungan materil dari pihak atas, tapi berkaca pada diri kita. Introspeksi diri bahwasanya kitalah penyebab kotor itu di sana-sini. Mari bahu-membahu bersihkan daerah-daerah kumuh seperti sungai-sungai contohnya yang berpotensi di negeri ini. Lakukanlah dari hal terkecil dan termudah yaitu jangan membuang sampah sembarangan.

Ayo semangat menjaga dan membangun alam Indonesia untuk masa depan yang lebih baik! :)

Wednesday, February 22, 2012

Malang! (Part 2)

..., dan akhirnya gue sampe di JATIM PARK 2! WOW, jauh lebih megah, lebih keren, dan lebih seru dari yang sebelumnya. FYI, Jatim Park 2 ini lebih kepada hewan-hewan dan ada wahana juga sedikit. Mirip Taman Safari tapi yang ini lebih ada alurnya dan ada rutenya juga. Jadi semua tempat sukses di jelajahi lah. Dengan harga tiket Rp. 75.000 kita bisa masuk ke Museum Satwa dan Batu Secret Zoo-nya. Nyokap, bokap, kakak semua komentar "mending dariawal kesini aja deh daripada di Jatim Park 1 cuma gitu doang", yah.. kalo gue sih diem aja. Bersyukur bisa masuk dua-duanya :3

Pohon Inn

Pas pertama kali mendarat di parkiran dan keluar mobil, gue terbengong-bengong dengan konsep penginapan yang di hadirkan sama Jatim Park itu sendiri. Look at that picture! Mereka menyebutnya "Pohon Inn". Dengan konsep akar pohon yang membalut gedung bangunannya. Asli unik banget menurut gue (Y)


That white house is Museum Satwa. Dan gue ngambil foto ini masih dengan kondisi amazed.

Hewan pertama yang menyambut gue adalah tikus air ini! Seriously, they are totally cute! Mereka nyamperin kita yang pengunjungnya :3

Sodara jauh Hedwig. Gue paling lama di etalase burung hantu ini. Karena dia susah bergerak. Cuma diam menatap satu spot dan gak kedip-kedip. Padahal gue udah joget-joget kesana kemari tapi tetep aja susah bergerak -__- And the eye is not red

MY FAVOURITE ONE, JAGUAR! Gue punya bonekanya dan di Taman Safari pun gue belom pernah ketemu sama yang namanya jaguar. Then finally I FOUND YOU! FYI, jaguar ini entah kenapa dipisah sama jaguar lainnya. Gue berasumsi bahwa dia adalah jaguar sakit jiwa entah stress atau apa karena dia cuma mondar-mandir gak berenti-berenti. Makanya gambarnya jadi blur.

Entrance of the ghost house

Oh iya, gue juga sempet masuk rumah hantu. Asli koplak. Udah gaya-gaya di awal masuk semangat. Dan ternyata masuknya gak boleh rame-rame maksimal 5 orang. Yaudah deh masuk dengan urutan kakak gue, gue, nyokap, dan bokap paling belakang. Koplaknya luar biasa, gue kira isinya orang-orang ya taunya robot-robot gitu dan suaranya berisiiiik banget bikin pusing. Tapi udah tau robot yang emang sih ngagetin, tapi tetep aja gue ketakutan heeee. Selama di jalan, tangan sebelah kiri nutup kuping, tangan sebelah kanan pegangan tangan kakak gue, atau kadang narik-narik baju kakak gue. Dia jalan cepet banget anjir gue takut ditinggal, dan dia setengah ngomel gara-gara ribet gue pegangin. Nah tapi di belakang gue ada nyokap yang narik jaket jeans gue HAHAHA persis 2 orang di tengah ketakutan. Bokap gue lagi jalan lama banget dan bilang, "nikmati dong perjalanannya. Liat-liat dulu gitu itu setan apa.." -_- Dan ternyata sempet ada setan orang juga beberapa. Dan yang koplak pas ada orang yang jadi setannya ngumpet tapi bayangannya keliatan gara-gara dia gerak-gerak, akhirnya gue + kakak yang malah ngagetin dia. Oke, keluarga rusuh.

Itu kapal boongan, dan hewan boongan.


Nah, pas masuk museum satwa, gue lagi tercengang liat ada kerangka T-Rex yang kaya gambar diatas. Padahal persis kemaren malemnya gue nonton Night At The Museum yang ada Ben Stiller di kejer si Rexy hahaha. For you to know, semua yang ada di museum satwa ini adalah hewan yang di awetkan. Dan termasuk ada fosil dinosaurus di dalemnya.

Mammoth


Nah perjalanan berakhir jam setengah 5 sore dan langsung cus balik. Malang sedang hujan saat itu dan dinginnya berasa. Nah karena dingin, jadilah abis dari sana kita makan bakso Malang yang terkenal banget. Karena proses masaknya, kita yang masak sendiri di atas meja kita. Ya kaya Hanamasa gitu lah. Dan ternyata artis banyak yang udah kesini. Yang kemaren gue liat di tanda tangannya sih ada Bella Saphira, Evie Tamala.


Tapi asli emang enaaaak baksonya. Ya tau kan varian bakso Malang yang emang banyak? Terus ini ukurannya besar dan jadinya bikin kenyang. Makan bakso Malang anget pas lagi udara dingin + sama keluarga + langsung di Malangnya itu bener-bener surga temporary! Hahaha

Oke, jadiiii silahkan datang ke Jatim Park yah, sekalian jalan-jalan mengenal kota-kota yang ada di Indonesia. Jangan ke luar negeri doang. Dengan jalan-jalan di negara kita sendiri, kita juga membantu menambah devisa negara loh. Katanya mau Indonesia kaya? Tapi kenapa jalan-jalannya ke luar negeri? :)

The last, I really enjoy the holiday and big thanks to The Almighty, I'm so grateful for these and those that I can't explain o:)