Postingan gue kali ini, di latar belakangi karena: gue udah gatel pengen cerita tentang tugas-tugas gue yang BLOODY HELL ini. Gue yakin semua siswa-siswi SMA Negeri 1 Bekasi as known as SMANSASI udah pada biasa sama tugas-tugas laknat yang menyita masa remaja nan indah penuh cerita. Jadi ngga heran, kalo komuk-komuk kami pada lecek semua. Apalagi gue! Ini bener-bener gila! Iya! GE.I.EL.A, GILA! Gue sempet-sempetnya ngeblog diantara: makalah dan powerpoint KWN yang masih mesti di kerjain, PR matematika 3 soal bercabang yang masih kebuka dan sisa 1 1/2 soal lagi, lomba karya tulis BI (Bank Indonesia) tentang Ekonomi yang literaturnya dalam proses pencarian, facebook dan twitter online, serta tugas ekonomi disuruh nyari definisi. Belom lagi tugas seni rupa minggu depan yang disuruh gambar perspektif. Terus Selasa ulangan Jepang, Rabu ulangan TIK, Kamis ulangan Geo, Jumat ulangan Mat!!! OH MY GODNESS!! Feels like i HAVE TO EXPLODING MY SELF!!
Gue ngga nyangka kehidupan anak SMA jaman dulu sama sekarang itu, totally different! Dulu mah enak banget! Jelas aja pada bilang, "masa SMA adalah masa paling indah..". Dan ketika kata-kata itu terlontar di era seperti sekarang ini, itu malah jadi PENGHINAAN dan PEMFITNAHAN! Kenapa penghinaan? Ya, karena kesannya menghina kita banget! Udah tau tugas banyak! Masih di bilang INDAH! Kenapa pemfitnahan? Karena itu memang fitnah! Kata-kata itu cuma jadi mimpi buat anak-anak SMA sekarang. Oke. Actually, i don't know the condition in other senior high school, so from now, i'll change the subject from US as the high school students, to US as the students of 1 Bekasi Senior High. Understood? Deal? Deal.
KITA sebagai WARGA SMANSASI sangat ingin hidup tanpa tugas! Kepada bapak dan ibu guru kami tercinta, tugas memang sangat baik untuk mengisi waktu luang kami sebagai murid, dan memang sangat di butuhkan untuk pola pengembangan berfikir kami. Tapi Pak! Bu! Tugas yang bapak dan ibu berikan itu tidak hanya mengisi waktu luang kami, tapi juga MENYITA! Saya ulangi ya bu-pak, ME-NYI-TA! Menyita apa? Menyita hidup kami! Kami ingin sekali-kali hidup riang gembira, bisa tertawa lepas tanpa ada derita suram yang terselubung dalam pikiran. Rasanya tugas itu seperti hantu! Oh.. tidak.. Seperti bom waktu lebih tepatnya! Yang kalo ga di kerjain, ya tinggal nunggu waktu meledak. Di marain guru. Ngga dapet nilai. Terus masa depan langsung suram. Ya kan?
Kalo gue mikir panjang lagi, abis lebaran nanti katanya UTS. Mati aja dah gue. Liburan tetep aja belajar.
Mungkin gue agak berlebihan disini. But i just want to share my opinion about "How heavy the now generations's assigns!". Gue berani jujur, bahwa waktu itu, bokap gue pernah bilang, "wuidih.. Tugasnya kaya orang kantoran!". God.. Apa kita benar-benar disiapkan untuk jadi pekerja nantinya? Yes. I want to be a worker, but.. GILE LO! Ngga gini juga kali caranya. Apa cara itu harus kita alami pada saat SMA? Sekolah Menengah Atas? Haduuhhh.. Gue jadi pusing sendiri..
Gue ngga tau mau ngomong apa lagi. Yeah.. Keliatannya berkurang beban gue sekarang setelah marah-marah. Hahaha. Now i want to tell you about this. Tugas KWN: jadinya nanti aja kata temen gue. Matematika: gue bawa besok pas PMR buat tanya sama temen gue. Karya tulis: masih dalam pencarian juga.
I know, Allah always gives the best way and plans.. For me, for my parents, for my family..
Karena gue udah marah-marah di awal, sekarang gue mau berbijak-bijak ria. Mungkin itu udah jalan gue sebagai pelajar. Suatu saat gue pasti bakal kangen sama tugas-tugas (kampret) sekolah ini. Suatu hari, ilmu dan metode yang gue pake buat ngerjain tugas ini, bakal kepake buat nanti di perkuliahan atau mungkin dunia yang lebih kompleks lagi seperti, dunia bekerja.
Fyuh.. Alhamdulillahirobbilamin..
No comments:
Post a Comment