Saya menangkap hal menyedihkan dari diri saya. Tanpa saya sadari, dan baru sadar sekarang, ternyata saya sudah nyaman di zona yang tidak terlalu aman ini. Saya bisa dibilang happy dengan kesendirian ini, sambil menikmati bayangan-bayangan masa lalu yang gak bisa dipungkiri masih hinggap sampai sekarang, ya walau kadarnya udah berkurang jauh. Tapi ternyata saya nyaman dengan semua itu.
Saya juga (baru) menyadari bahwa hati saya masih keras. Masih ada trauma membekas. Supermassive blackhole. Walau istilahnya lubang hitam itu udah ketutup 70%, tapi kan masih ada 30%nya. Yang bikin heran diri sendiri adalah, saya mengalami "kebekuan" hanya dari "orang yang ini" aja. Kasarnya, ex yang dulu tidak sehebat ini. Entahlah..
Kesadaran ini baru saya alami ketika rasa-rasanya ada temen sekelas yang mencoba mendekati saya. Saya sudah paham, jelas, gerak-geriknya. Tapi ada rasa dalam diri, dalam hati ini, saya belum mau melangkah. Biasanya jika saya tertarik dengan orang itu, akan ada bayangan gimana nanti kami pacaran, dan sebagainya. Tapi hal paling utama yang saya pikirkan (saat ini) adalah, bagaimana saya memperlakukan dia dengan baik, tanpa menyakiti hatinya, tetap berteman, dan tetap menjadikannya seorang teman.
Saya belajar dari seorang pria, teman sejurusan yang pernah saya suka. Dia memperlakukan saya dengan baik. Dia tahu saya suka sama dia, tapi dia tidak menjauhi saya. Intinya sih saya suka sama dia, dia suka sama saya tapi dia tidak berniat pacaran. Justru sekarang kami berteman, baik. Dan rasa jelas hilang sekarang. Saya belajar dari dia, tapi harus diakui ternyata memperlakukan seseorang seperti itu tidaklah mudah.
Silih berganti ada "yang lain" menghampiri hidup saya, mencoba mendekati. Tapi rasanya saya selalu pengen bilang "I've been not easy before, and I'm getting difficult now", bagi yang bisa membuat saya jadi lebih "mudah", saya akui hebat (banget).
Ada 2 hal yang ingin saya katakan sebagai penutup posting kali ini, pertama untuk diri saya, "Ada apa dengan diri dan hatimu, Risty?"; kedua untuk orang itu , "Kamu meninggalkan impact yang begitu besar di hidup aku, di hati aku"
Good night, folks.
No comments:
Post a Comment