Ku terima hujan-Mu,
karena bersama derasnya, sunyi ruang tak mengekang menjadi-jadi.
Badai sepi yang menderu sedikit tertutupi.
Ku terima hujan-Mu,
karena paling tidak, ia menghapus sedikit luka tak punya asa.
Membangkitkan secercah terang untuk membangun sedikit harap.
Dan ku terima hujan-Mu,
karena dari sana, aku sedikit mencari.
Bahwa di ujung hari pelangi datang menemui.
Di piringan langit, ia jadikan hatiku sekejap berwarna-warni.
No comments:
Post a Comment