Wednesday, January 30, 2013

Hujanmu

Ramainya butiran air langit yang jatuh,
menyamarkan detak jantung yang berdegup tak menentu.

Aroma tanah yang menyeruak,
seakan menenangkan batinku yang kehilangan aroma tubuhmu.

Embun dingin diluar sana menyelimuti pikiranku,
yang dalam sendu menjamah bayangmu.

Derasnya aliran diatas bumi,
membantuku merangkai paduan nada membentuk suaramu.

Kurasa ini hujanmu;
Kurasa ini untukmu.

Selamat tidur, rindu.

No comments:

Post a Comment