Diantara dinginnya kamar, nyamannya kasur, dan tenangnya hari di Selasa sore ini, gue berpikiran untuk posting tentang masa-masa SMA. Tetiba keinget karena selesai nonton You're The Apple of My Eye.
Masih terekam jelas gimana gue bisa menghabiskan masa-masa kelas 1 SMA. Dengan segala suka duka yang ada. Gue enggak pernah nganggep semuanya duka; semuanya suka. Suka cita. Gue bukan anak bandel pada saat itu. Ya cuma belajar, main. Cerita lainnya paling cerita persahabatan yang keren banget, dan cerita cinta pastinya :p
Masih enggak habis pikir sampai detik ini sewaktu kelas 1 SMA gue punya geng bernama "D'Jambaners". Plis banget jangan tanya gue tentang filosofinya. Jadi geng dengan sebutan "Jembi" ini berisikan 10 orang dengan nama masing-masing yang sangat memalukan, sama kaya kelakuan orang-orangnya. Jembi ini suatu saat bisa berubah nama jadi "Pasukan Berani Jajan". Pasukan ini bekerja ketika di jam-jam kosong enggak ada guru atau pas gurunya lagi keluar kelas sebentar, kita langsung ngacir ke kantin dan bawa jajanan masuk ke kelas padahal sang kalas (re: kacung ketua kelas) udah wanti-wanti biar pada makan diluar, tapi teteeep aja. Dan yang gue enggak habis pikir, temen-temen yang lain mendaulat gue sebagai ketua PBJ. Prestasi (tidak) membanggakan.
Kalo melirik ke kisah cinta nih, ada satu orang yang dulu tanpa disadari menjadi spy. Wah itu salah satu moment ter-gak-nyangka juga sih. Berlangsung beberapa bulan lamanya tanpa ada peresmian. Dia menyatakan. Sebenernya gue juga cukup nyesel kenapa dulu juga enggak bilang. Yah intinya gitu deh. Lalu kami hilang kontak dan ketemu tiba-tiba di chat facebook. Masih inget moment kelas 2 SMA dimana kelas dia menang lawan pertandingan dari kelas gue. Karena sebelumnya kita tebak-tebakkan siapa yang menang, lewat chat itu juga. Senyum simpul gaya khasnya rasanya kaya nampar gue di seberang lapangan, dan kami beradu pandang sambil tertawa. Enggak ada yang sadar. Dan gue masih inget semuanya. Gue menyebutnya "moment lapangan".
Berbeda di kelas 2, gue berpisah sama Jembi. 2 dari 10 memutuskan ke IPS, sisanya ke IPA. Dari sejak itu kita jarang main. Udah enggak ada lagi yang namanya tiap pulang cepet langsung enggak pake mikir cabut ke XXI. Jadwal kita udah beda. Dan teman bergaul juga beda. Dan lucunya di kelas 2 ini gue kayanya enggak deket sama siapa-siapa ahaha. Risty siswa baru yang waktu itu di kelas 1 SMA, dalam kurun waktu setahun banyak banget deket sama cowok. Dari kakak kelas sampe seangkatan. Anjir gue aja bingung. Dan kakak kelas itu semuanya 2009 yang notabene beda 2 tahun. Okelah never mind.
Di kelas 3 SMA ada orang lain yang sudah merebut hati, dan ini resmi. Setahun perjalanan kelas 3 ini ditemani dia hingga gue kuliah. Jatuh bangun urusan mental gue alamin di tahun ini. Permasalahannya enggak jauh-jauh dari urusan perguruan tinggi. Capeknya fisik dan batin juga ada. Tapi disini juga enggak terlupakan. Ini tahun terakhir dimana Alience semua berubah jadi kekanak-kanakan. Kaya enggak mau jadi dewasa, tiap jam istirahat sekolah ada aja ulahnya. Yang paling bikin kangen ya itu sih, nyebur-nyeburin anak-anak. Niatnya nyeburin yang ulang tahun, tapi lama-lama merembet yang lagi cengo enggak salah apa-apa tau-tau ditarik, diangkut, diceburin ke kolam depan health center. Yang ranking 1 juga diceburin. Yang ulangan dapet bagus juga suka dapet ancaman diceburin. Wah gila hidup enggak aman banget. Kami, Alience, minoritas dominan. 42 orang rasa 80 orang; ya powernya; ya bacotnya. Dan gue bangga banget bisa jadi bagian dari mereka, calon-calon orang sukses :)
Dan kuliah? Wah harus gue akuin hidup gue berubah 180 derajat disini. Terlalu banyak rasanya buat bisa diceritain. Dari hidupnya, temen-temennya, rasa kekeluargaannya, dosen-dosennya, kampusnya, love life-nya. Semuanya.
Kalo boleh berangan-angan, gue mau balik ke SMA lagi. Kalo ngikutin teori di Organisasi Manajemen Bisnis, disitulah tahap gue berkembang, dan mulai berubah di tahap perkuliahan ini. Cheers for high school memories! :D
No comments:
Post a Comment