Tuhan, diantara kegetiran dan kegundahan yang menjalar hingga jari jemari, maka aku mohon sediakan aku surya untuk menggantikan purnama di malam hari.
Tuhan, diantara kebencian yang menyengat bagai panas matahari, maka aku mohon alaskan hatiku diatas permadani maaf yang mampu mendingin.
Tuhan, diantara iri yang terus mencekik dan memekakkan, maka aku mohon tutuplah mataku dengan jiwa Pandawa yang mensucikan.
Tuhan, diantara keegoisan yang menyesatkan bagai pintu neraka, maka aku mohon arahkan aku pada setitik embun kebijaksanaan.
Tuhan, diantara darah karena terlalu erat menggenggam hati yang patah, maka aku mohon bangunkan aku untuk kembali mencinta tanpa pernah meminta.
Tuhan, diantara jantung yang menderangkan gendang pilu, maka aku mohon rebahkan sejenak hatiku dalam peluk-Mu.
No comments:
Post a Comment